Budi Pekerti Menurut Sahabat Ali Ibn Abu Thalib

Eyunk 24 Feb 2017 - 14:57 0 Komentar

ASSALAAMU 'ALAIKUM

Pembaca yang dikasih Allah. Sebagai seorang muslim tentu kita pun telah mengetahui bahwasanya salah satu maksud diutus-Nya Rasullullah Muhammad saw ialah guna menyempurnakan akhlak yang mulia. Pada edisi kali ini, saya membuat postingan mengenai Akhlak yang mulia menurut Imam Ali Ibn Abi Thalib KW.

1. Budi pekerti yang mulia ada sepuluh : dermawan, malu, jujur, menyampaikan amanat, rendah hati (tawahu'), cemburu jika aturan Allah dilanggar, berani, santun, sabar, dan syukur.

2.Tiga macam orang yang tidak diketahui kecuali dalam tiga situasi : (pertama), tidak diketahui orang pemberani kecuali dalam situasi perang. (kedua), tidak diketahui orang yang santun kecuali ketika sedang marah. (ketiga), tidak diketahui sebagai teman kecuali ketika (temannya) sedang membutuhkan.

3. Janganlah sekali-kali engkau menjadi orang yang keburukannya lebih kuat daripada kebaikannya, kekikirannya lebih kuat daripada kedermawanannya, dan kekurangannya lebih kuat daripada kebajikannya.

4. Pandanglah buruk pada dirimu apa yang engkau pandang buruk pada selainmu.

5. Semulia-mulia nasab adalah akhlak yang baik.

6. Tidak ada teman yang seperti akhlak mulia, dan tidak ada harta warisan seperti adab.

7. Hendaklah engkau ridha akan perlakuan orang-orang terhadapmu sama seperti engkau ridha atas perlakuanmu terhadap mereka.

8. Adab adalah pusaka yang terbaik.

9. Jika engkau menyukai akhlak yang mulia, maka hendaklah engkau menjauhi segala hal yang haram.

10. Tidak adanya adab adalah sebab segala kejahatan.

11. Perjalanan adalah ukuran akhlak.

12. Kasihanilah orang-orang fakir yang sedikit kesabarannya, kasihanilah orang-orang kaya yang sedikit syukurnya, dan kasihanilah semua karena lamanya kelalaian mereka.

13. Kemuliaan keturunan yang paling tinggi adalah akhlak yang baik.

14. Ketakwaan adalah akhlak yang utama.

15. Akhlak yang baik adalah sebaik-baik teman.

16. Kalau segala sesuatu harus dipisah-pisahkan, maka dusta tetap bersama takut, kejujuran bersama keberanian, santai bersama keputus-asaan, kelelahan bersama ambisi, keterhalangan bersama kerakusan, dan kehinaan bersama hutang.

17. Hendaklah kalian menjaga adab, sebab jika kalian raja, pasti kalian akan melebihi raja-raja yang lain. Jika kalian penengan, pasti kalian akan dapat mengatasi (yang lain). Dan jika kehidupan kalian miskin, pasti kalian akan dapat hidup (terhormat) dengan adab kalian.

18. Pilihlah untuk diri kalian, dari setiap kebiasaan yang paling bagusnya, karena sesungguhnya kebaikan merupakan kebiasaan.

19. Semulia-mulia raja adalah yang tidak dicampuri kesombongan dan tidak menyimpang dari kebenaran. Sekaya-kaya orang adalah yang tidak tertawan oleh ketamakan. Sebaik-baik kawan adalah yang tidak menyulitkan kawan-kawannya. Dan sebaik-baik akhlak yang paling dapat membantunya dalam ketakwaan dan kewara'an (kehati-hatian dalam beragama).

20. Seseorang tidak akan menjadi mulia sehingga dia tidak peduli dengan pakaian yang mana saja dia muncul (di tengah-tengah masyarakatnya).

21. Adab adalah pakaian yang senantiasa baru.

Demikianlah postingan mengenai "Budi Pekerti Mulia" menurut sahabat Ali Ibn Abi Thalib KW. untuk dapat dijadikan bahan renungan dan intropeksi diri. Akhirnya semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

WASSALAAMU 'ALAIKUM .

budi pekertip

Komentar

0 Tanggapan dari "Budi Pekerti Menurut Sahabat Ali Ibn Abu Thalib"

Komentar baru hanya diperbolehkan untuk pengguna terdaftar saja. Silahkan Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.